Ketika anak mengungkapkan rasa kangen lewat telephone.

"Halo yah, ayah kapan Pulang? Daffa kangen ayah"

Ya, itulah sepenggal ucapan Dari anak pertama ku (daffa), meskipun hanya beberapa kata yang terucap tapi ada beribu duri yang menancap dalam hati.
Artikel inspirasi Dan motivasi kehidupan
Kredit gambar : kompasiana

Aku merantau di ibu kota dengan meninggalkan istri Dan dua anak ku di kampung, semenjak kehadiran anakku yang pertama, aku belum merasakan puasnya liburan bersamanya, karena waktu libur yang sangat terbatas, hingga kelahiran anak kedua pun sama, Dan Saya selalu berfikir kapan semua ini akan menjadi lebih baik.
Keterbatasan libur di tempat kerjaku membuat aku jarangi berjumpa keluarga, kami hanya berkomunikasi melalui telephone selular, maupun panggilan video (video call) .

Sakit bila di pikirkan, sedih bila di rasakan, pahit bila di telan, namun beruntunya aku memiliki istri yang selalu mensuportku, selalu mendo'akanku Dan ada di belakangku saat aku legal, meskipun hanya melalui ucapan namun semua itu selalu membuat tegar.

Kamu semangat mas, kami disini mendo'akanku


Mendengar katakata tersebut seperti tidak ingin lagi mengeluh, tapi apa daya, hati ini tidak bisa di bohongi, tetap saja anak-anaku selalu hadir di fikiranku kapan saja.

"Namun aku harus kuat karena ini semua demi mereka".

Ya sebagai laki-laki adalah bertanggung jawab atas segala kebutuhan keluarga, apapun yang terjadi, bagaimana pun kondisinya dia tetap memiliki began untuk menghidupi keluarga , jadi aku harus bertahan, aku harus tabah, sabar Dan tawakkal.

Karena mengeluh pun hanya akan membuat beban. 


Aku fikir mengeluh akan membuat hati menjadi lega, tapi ternyata salah, semakin aku mengeluh, semakin berat beban fikiran ini, karena yang harus aku lakukan adalah berdoa Dan selalu memohon kepada sang pencipta supaya di beri jalan rezeki yang lancar Dan selalu di dekatkan dengan keluarga.

Karena sebenarnyaMerantau  bukanlah pilihan


Iya, merantau bukanlah pilihan tapi merasakan keharusan bagi Saya, karena belum bisa mencari atau pun menciptakan pekerjaan di kampung halaman, jika tidak begini adanya, maka aku akan memilih tinggal di desa agar selalu melihat perkembangan anak yang semakin tumbuh besar.

Untuk anak Dan istriku bersabarlah aku akan segera Pulang Untukmu. 


Sering kali istriku bilang, kalau anak-anak nanyain kapan ayahnya Pulang, dengan berat hati aku hanya bisa menjawab,

 "Sabar ya nak kalau sudah waktu nya ayah pasti pulang'' 

Dan anak-anaku sangat mengerti Dan tidak ada protes lagi setelah itu, semoga saja aku akan segera menepati janjiku Dan akan segera menemui mereka.

Selalu berdoa untuk kehidupan yang lebih baik adalah Cara terbaik untuk menenangkan hati.. 


Aku percaya manusia hanya bisa berusaha Dan berdoa, selanjutnya urusan Allah SWT yang mengaturnya, namun jika kita berusaha dan berdoa dengan sungguh-sungguh insya Allah kita semua akan di ridhoi Dan akan di Kabulkan doanya. .. Amiin.

Dan semuanya akan indah pada kalanya.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama