Widget HTML Atas

Belajarlah menjadi orang yang mampu mengendalikan diri


Belajarlah menjadi orang yang mampu,  Bersabarlah tanpa batas, memaafkan tanpa menghitung, dan iklhas tanpa mengharap imbalan.

Belajarlah menjadi orang yang mampu,
Bersabarlah tanpa batas, memaafkan tanpa menghitung, dan iklhas tanpa mengharap imbalan.

Orang yang mampu mengendalikan dirinya sendiri, bagi saya adalah orang mampu berusaha terus menerus menjadi orang yang baik hatinya.

Selain itu juga orang yang mampu mengendalikan keegoisan di saat menjalani kehidupannya.

Orang yang mampu mengendalikan dirinya sendiri memang tergolong orang yang hebat, seperti yang kita tahu bersama, mengendalikan diri sendiri itu sangatlah berat, terlebih jika kita tidak terus menerus berusaha agar kita bisa menjadi manusia yang baik untuk diri sendiri dan juga berguna bagi orang lain.

Jadilah orang yang mampu bersabar tanpa batas.


Kesabaran memang perlu, karena sesuatu yang kita lakukan sehari hari selalu melibatkan yang namaya kesabaran.
Ikuti proses nya biarkan kesabaran merubah hasil yang memuaskan.

Misalnya jika kita mengerjakan sesuatu kesabaran adalah kepentingan, agar apa yang kita kerjakan dapat terkontrol dengan baik, sehingga hasilnya pun akan baik.

Kesabaran yang tidak ada batasnya,itulah lah yang benar, bukan kita merasa bahwa kesabaran manusia ada batasnya.

Kesabaran manusia tidak ada batasannya jika kita memang berniat menjadi orang yang mampu bersabar.

Kesabaran sebenernya tidak bisa di ukur seberapa lama kita sabar menanti apa yang kita mau, bersabar menghadapi masalah apa pun yang sedang kita hadapi.

Tetapi sebenarnya jika kita niat untuk bersabar, yang kita lihat adalah hasil akhir dari apapun yang kita nant.

Berarti kesabaran adalah prosesnya, bukan fokusnya karena proses itu berbeda dengan fokus.

Proses yang terjadi pada kesabaran kita melakukan hal ialah proses mengikuti jalan yang kita lakukan untuk fokus menuju yang kita mau.

Sedangkan fokus, ialah kita punya komitmen terhadap apa yang kita lakukan.

Jadilah orang yang memaafkan tanpa menghitung


Untuk menjadi orang yang mampu, selain kesabaran, kita juga harus mampu memaafkan tanpa menghitung seberapa banyak orang lain punya salah sama kita.

Jika kita mempunyai kesabaran namun mempunyai sifat dendam maka yang terjadi bagaikan api dan air yang tidak bisa menjadi kesatuan.

Namun jika kesabaran dan memaafkan sinkron, itu akan menjadi sebuah kesatuan yang baik dalam proses kita berkehidupan.

Namun sedikit banyak kita terkadang menghitung kesalahan kesalahan orang sehingga kita sulit untuk memaafkan kesalahan orang, nah hal tersebut akan menjadi ke sia-sia'an kita bersabar.

Sehingga yang terjadi kepada kita ialah kita tidak bisa menjadi orang yang ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.

Ikhlas adalah ibarat kita membuang air besar di kloset, kotoran itu tidak bakalan kita lihat dan kita ambil tetapi tanpa beban kita menyiramnya agar cepat menghilang dari kehidupan kita.

Jika kita sudah memiliki kesabaran dan mampu memaafkan kesalahan, sifat ikhlas bisa jadi akan muncul dengan sendirinya kenapa?

Karena kesabaran dan memaafkan adalah kesatuan sehinga akan mudah terpadu oleh keihlasan.

Menjadi orang yang ikhlas memang suatu hal yang sangat berat jika kita masih melakukan sesuatu hal melihat atau mengharap seberapa besar atau imbalan yang kita akan dapatkan.

Namun jika kita sudah bisa menjadi orang yang ikhlas dalam perbuatan tanpa mengharapkan imbalan, berarti kita adalah orang yang mampu terus memperbaiki kehidupan kita.



Tidak ada komentar untuk "Belajarlah menjadi orang yang mampu mengendalikan diri"